Tampilkan postingan dengan label Cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 November 2016

Cara Yang Aman Untuk Mengatasi Nyeri Pinggang Saat Hamil

0 komentar
Sakit punggung selama kehamilan bukanlah hal yang mengejutkan, namun harus tetap mendapat perhatian. Anda bisa mempertimbangkan tujuh cara berikut untuk mengobati sakit punggung selama kehamilan – mulai dari melakukan aktivitas fisik dan sikap badan yang baik sampai terapi-terapi pelengkap. 

Selamat datang di salah satu blogspot resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi "cara yang aman untuk mengatasi nyeri pinggang saat hamil".

Nah, berhubung pada blogspot resmi ini tidak hanya produk herbal atau informasi tentang pengobatan penyakit saja yang dapat kami sampaikan, kutipan sederhana seperti artikel kesehatan ini juga dapat kami sampaikan meskipun singkat namun insyaalloh mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Simak terus sampai tuntas ulasan berikut!   

Sekilas Informasi Cara Yang Aman Untuk Mengatasi Nyeri Pinggang Saat Hamil


Cara yang aman untuk mengatasi nyeri pinggang saat hamil || Hamil merupakan salah satu moment paling istimewa dalam sebuah keluarga. Sebab memiliki buah hati dapat membuat keluarga semakin lengkap dan bahagia. Namun perlu diketahui, meskipun kehamilan memang sangat membahagiakan, tapi kadangkala ibu hamil juga sering mengalami beberapa hal yang sangat tidak nyaman. Salah satu hal yang sering dikeluhkan ibu hamil adalah nyeri pinggang dan badan terasa tak enak.

Lalu apa yang menjadi penyebab  nyeri pinggang pada ibu hamil? Perlu diketahui bahwa ibu hamil akan mengalami pembesaran rahim yang akan menimbulkan peregangan dari otot-otot tubuh. mulai dari pangkal paha, pinggang, perut dan sepanjang tulang punggung. Peregangan tersebut merupakan hal wajar sebagai salah satu tanda bahwa tubuh mempersiapkan ruang yang cukup luas untuk bertumbuhnya janin dan rahim.

Namun seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi hal ini menyebabkan keseimbangan tubuh ibu semakin terganggu. Maka hangan heran jika ibu hamil berjalan ia sering mencondongkan tubuh ke arah belakang. Namun sebaiknya anda menghindari kebiasaan ini, karena dapat membuat rasa nyeri di bagian pinggang.

Berikut inilah Cara Yang Aman Untuk Mengatasi Nyeri Pinggang Saat Hamil


Cara yang aman untuk mengatasi nyeri pinggang saat hamil seperti yang dikutip oleh Disehat.com -,

➽ Menggunakan pakaian yang tepat

Cara menggunakan pakaian yang tepat. Ketika sedang bekerja ataupun sedang beraktifitas di luar ruangan, apstikan Anda menggunakan baju ataupun celana khusus untuk ibu hamil. Selain itu, Anda juga harus mengimbanginya dengan menggunakan sepatu hak rendah. Beberapa wanita hamil menyatakan bahwa menggunakan pakaian khusus hamil dapat membuat tubuh lebih nyaman.

➽ Berlatih sikap tubuh yang baik

Mengingat bahwa janin yang anda kandungan akan berkembang dalam setiap harinya, maka gravitasi tubuh anda akan berpindah ke depan. Untuk mencegah anda terjatuh akibat pertambahan berat badan ini, Anda bisa mencari sandaran untuk punggung. Beberapa sikap tubuh yang baik antara lain, berdiri dengan tegak, pastikan pundak Anda bersandar ke belakang dengan rileks. Ketika akan duduk,  pilihlah kursi yang dapat menyokong pinggang Anda dengan baik atau tempatkan sebuah bantalan kecil dibelakang punggung bawah Anda.

➽ Tidur menyamping
 
Saat hamil,  pastikan Anda tidak tidur dengan punggung, dan sebaiknya tidur dengan posisi menyamping dan salah satu  atau kedua lutut tertekuk. Menggunakan bantal yang seukuran dengan tubuh atau menempatkan satu bantal diantara lutut  juga dapat membantu posisi tidur Anda.

➽ Latihan fisik atau senam hamil

Aktivitas fisik yang rutin dalam setiap harinya juga dapat menjaga pinggang tetap kuat dan juga dapat mengatasi sakit pinggang selama kehamilan. Anda bisa melakukan beberapa olahraga yang baik untuk ibu hamil. Akan tetapi pastikan Anda sudah memiliki persetujuan dokter mengenai aktivitas fisik yang Anda lakukan. Apakah kondisi Anda memungkinkan untuk melakukan aktivitas ini atau tidak.

➽ Mengangkat benda dengan posisi yang tepat
 
Tidak menutup kemungkinan jika ibu hamil harus bekerja. Ketika ibu hamil bekerja, ketika akan mengangkat benda, pastikan Anda berjongkoklah lalu angkat tubuh dengan menggunakan kaki dan jangan menekuknya di bagian pinggang atau mengangkat dengan pinggang Anda. jika tidak sanggup jangan terlalu dipaksakan, Anda bisa mencari bantuan orang lain.

➽ Mandi dengan Air Hangat

Mandi air hangat sangat efektif untuk merilekskan tubuh yang tegang. Anda bisa mandi ataupun berendam dengan air hangat yang sudah dicampurkan dengan garam. Jangan lupa untuk melakukan pijatan ringan pada daerah pinggang dan sepanjang tulang belakang punggung dengan arah gerakan melingkar.

➽ Lakukan Olahraga

Siapa bilang ibu hamil tidak boleh olahraga? Justru ibu hamil diharuskan untuk olahraga. Namun olahraga yang harus dilakukan pun hanya sekedar olahraga ringan dan tidak terlalu berat seperti senam untuk ibu hamil atau hanya sekedar berjalan kaki. Selain dapat mengatasi sakit pinggang, olahraga ini juga baik untuk melancarkan persalinan.

Bagi anda yang penasaran dan ingin memperbanyak pengetahuan tentang macam-macam kesehatan, jangan lupa untuk terus mengunjungi situs http://tehherbaluntukmengobatipenyakittbc.blogspot.com/ untuk mengetahui artikel kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Link diatas sekedar memberitakan seputar produk herbal yang berkualitas dan berbagai macam kutipan kesehatan, jadi simpan baik-baik link tersebut jika suatu saat anda membutuhkan baik untuk pembelian produk herbal atau bahkan hanya sekedar mencari tahu tentang berita-berita kesehatan yang telah kami kutip. Salam sehat!!!

Alamat Kantor Pusat Kami

Jl Noenoeng Tisna Saputra Kp Sindanggalih Gg Pos Giro Rt 01 Rw 12 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya 46115 

Cara Yang Aman Untuk Mengatasi Nyeri Pinggang Saat Hamil

Rabu, 23 November 2016

Cara Menghindari Melahirkan dengan Operasi Caesar

0 komentar
Praktik caesar menjadi kian populer untuk dijadikan pilihan prosedur persalinan, namun terkadang sayangnya tidak disertai alasan yang bersifat darurat medis. Padahal menurut laporan, tingkat kematian menjadi tiga kali lebih tinggi pada para ibu yang menjalani caesar jika dibandingkan dengan ibu yang melahirkan normal. Selain itu perlu diketahui bahwa tindakan caesar pada ibu yang belum mengalami kontraksi dapat menyebabkan peningkatan risiko masalah pernapasan pada bayi mereka. 

Cara Menghindari Melahirkan dengan Operasi Caesar

Selamat datang di salah satu blogspot resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi "cara menghindari melahirkan dengan operasi caesar". 

Nah, berhubung pada blogspot resmi ini tidak hanya produk herbal atau informasi tentang pengobatan penyakit saja yang dapat kami sampaikan, kutipan sederhana seperti artikel kesehatan ini juga dapat kami sampaikan meskipun singkat namun insyaalloh mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Simak terus sampai tuntas ulasan berikut!   

Cara menghindari melahirkan dengan operasi caesar || Seorang pakar kandungan berpendapat bahwa saat ini sebagian besar wanita yang menjalani proses persalinan secara normal bisa membutuhkan waktu yang lebih panjang. Oleh karena itu pedoman terbaru asosiasi dokter kandungan internasional menyatakan bahwa para wanita hamil yang memiliki risiko gangguan kehamilan rendah sebaiknya diizinkan untuk dapat menghabiskan lebih banyak waktu pada tahap pertama melahirkan. Hal ini demi menghindari tindakan operasi caesar yang sebenarnya tidak diperlukan.

Bagaimana Menghindari Melahirkan dengan Operasi Caesar?

Dikutip dari alodokter.com || Dokter harus lebih sabar selama menangani proses persalinan dan bukannya bergegas untuk memilih jalan operasi. Memang benar bahwa tujuan caesar adalah untuk menyelamatkan nyawa Bunda dan bayi bila terjadi komplikasi persalinan, namun begitu cepatnya peningkatan jumlah tindakan caesar telah meningkatkan kekhawatiran bahwa caesar terlalu berlebihan dan dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Sebagai langkah aman, ada baiknya Bunda mengupayakan persalinan normal. Untuk itu, berikut adalah beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk menghindari operasi caesar, baik yang dilakukan selama menjalani kehamilan maupun selama menjalani proses melahirkan.

✓ Menjaga berat badan selama masa kehamilan

Selama kehamilan, Bunda dianjurkan untuk menghindari pertambahan berat tubuh yang berlebihan. Seorang pakar ginekologi mengatakan bahwa dari penelitiannya ditemukan bahwa obesitas kemungkinan menjadi faktor meningkatnya tindakan operasi caesar. Ibu hamil yang obesitas berisiko mengalami komplikasi kehamilan, termasuk diabetes gestasional, hipertensi, maupun pembekuan darah. Kesemuanya itu merupakan pemicu utama adanya rekomendasi dilakukannya caesar. Untuk mendapat berat tubuh yang ideal selama hamil, Bunda dapat melakukan beberapa langkah di bawah ini.

Rutin berolahraga ringan. Berjalan kaki, berenang, maupun senam ibu hamil adalah kegiatan yang bisa dilakukan. Bunda juga dapat memilih yoga yang telah terbukti dapat memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi stres ibu hamil. Selain itu, yoga juga dapat membuat otot Bunda lebih kuat, fleksibel, dan menambah daya tahan untuk melahirkan. Yang terpenting, yoga juga dapat membantu mengurangi risiko persalinan prematur dan masalah persalinan lainnya yang dapat memicu tindakan caesar. Sepanjang disetujui oleh dokter atau bidan, kegiatan ini dapat membantu Bunda untuk tetap bugar dan siap memenuhi tuntutan persalinan.
  • Hindari latihan dengan posisi telentang setelah trismester pertama kehamilan. Hindari juga segala aktivitas yang berisiko membuat Bunda terjatuh.
  • Terapkan pola makan sehat dan seimbang yang mencakup empat kelompok makanan, yaitu:
❖ Sayur dan buah

Dalam sehari, Bunda perlu mengonsumsi 5 porsi buah segar, dan 3-4 takaran saji sayuran segar.

❖ Susu atau produk susu

Bunda dianjurkan mengonsumsi 2-3 takaran saji produk susu seperti yoghurt dan keju padat.

❖ Protein

Daging merah, ikan yang bebas merkuri, kedelai atau tahu, maupun telur. Protein harian yang dibutuhkan sebanyak maksimal 170 gram.

❖ Biji-bijian

Beras, pasta, sereal, atau roti sebanyak 6-8 takaran saji per hari.

❖ Memilih bidan

Bunda mungkin memilih bidan untuk menolong melahirkan secara normal. Pastikan bidan bersertifikat dan tanyakan rekanan dokter dan rumah sakit yang dimiliki jika nantinya ternyata Bunda mengalami komplikasi persalinan. Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa bidan, pastikan kehamilan Bunda berjalan normal karena tidak dianjurkan melahirkan di bidan bila bunda memiliki kehamilan dengan risiko tinggi, seperti hamil bayi kembar, memiliki masalah kesehatan kronis, tekanan darah tinggi maupun diabetes gestasional. Ada baiknya Bunda memeriksakan kehamilan di dokter kandungan terlebih dahulu.

❖ Mencukupi kebutuhan istirahat menjelang persalinan

Sebagian besar ibu hamil membutuhkan lebih banyak istirahat daripada yang mereka kira. Ini karena proses melahirkan akan membuat tubuh lebih lelah dari biasanya. Namun, di sisi lain Bunda mungkin kesulitan untuk tidur. Cobalah berbaring dengan posisi yang nyaman, misalnya miring ke kiri dengan kaki ditekuk. Bunda juga bisa menggunakan beberapa bantal untuk menyangga punggung agar lebih nyaman. Mengupayakan untuk cukup istirahat menjelang persalinan sangat penting agar fisik Bunda dapat memenuhi tuntutan persalinan tanpa intervensi medis seperti caesar.

❖ Kenali waktu persalinan yang tepat

Pergilah ke bidan atau rumah sakit bila Bunda mengalami tahap persalinan aktif, artinya pembukaan leher rahim sudah mencapai 6 cm, bukan 4 cm. Terlalu dini datang ke rumah sakit untuk persalinan ketika Bunda masih dalam tahap awal melahirkan dapat memicu intervensi yang tidak perlu selama melahirkan, termasuk caesar.

Perlu diingat bahwa fase pertama melahirkan merupakan yang terlama dan ditandai dengan kontraksi ringan. Bila Bunda masih dalam fase ini, cobalah untuk berjalan mondar-mandir dan sesekali jongkok untuk membantu progres berlanjut secara normal dan sehat sehingga Bunda mencapai tahap persalinan aktif. Bila sudah di tahap persalinan aktif, pergilah ke rumah sakit atau bidan.

Demi kesuksesan dan kelancaran persalinan, diperlukan komunikasi yang baik di antara dokter atau bidan dengan pasien agar keputusan medis yang diambil menjadi solusi tepat bagi Bunda dan bayi. Oleh karena itu, Bunda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan sebelum melahirkan. Tanyakan bagaimana kebijakan mereka tentang persalinan. 

Utarakan keinginan Bunda untuk melahirkan secara normal dan pastikan dokter yang dipilih adalah yang menghormati keinginan Bunda untuk melahirkan normal. Bila memungkinkan, tanyakan berapa ‘tingkat caesar primer’ mereka yang menggambarkan seberapa besar persentase kemungkinan dokter melakukan tindakan caesar pertama. Angka tingkat caesar primer idealnya sekitar 15-20 persen. Tanyakan juga apakah dokter tersebut menggunakan teknik untuk membantu persalinan normal, termasuk forcep.

Bagi anda yang penasaran dan ingin memperbanyak pengetahuan tentang macam-macam kesehatan, jangan lupa untuk terus mengunjungi situs http://tehherbaluntukmengobatipenyakittbc.blogspot.com/ untuk mengetahui artikel kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Link diatas sekedar memberitakan seputar produk herbal yang berkualitas dan berbagai macam kutipan kesehatan, jadi simpan baik-baik link tersebut jika suatu saat anda membutuhkan baik untuk pembelian produk herbal atau bahkan hanya sekedar mencari tahu tentang berita-berita kesehatan yang telah kami kutip. Salam sehat!!!

Alamat Kantor Pusat Kami

Jl Noenoeng Tisna Saputra Kp Sindanggalih Gg Pos Giro Rt 01 Rw 12 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya 46115 

Cara Menghindari Melahirkan dengan Operasi Caesar

 

About