Senin, 19 Desember 2016

Kenali Perbedaan Asam Lemak Jenuh dan Tak Jenuh

0 komentar
Kita sering mendengar istilah asam lemak jenuh dan lemak tak jenuh.  Asam lemak tersebut terdapat pada makanan dan bisa berdampak pada kesehatan tubuh. Lalu apa perbedaan keduanya? Nah, penasaran bukan dengan perbedaan asam lemak jenuh dan tak jenuh? Untuk itu, simak sampai tuntas ulasan berikut!
___________________________________________________________________________________
Selamat datang di salah satu blogspot resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi "kenali perbedaan asam lemak jenuh dan tak jenuh".

Nah, berhubung pada blogspot resmi ini tidak hanya produk herbal atau informasi tentang pengobatan penyakit saja yang dapat kami sampaikan, kutipan sederhana seperti artikel kesehatan ini juga dapat kami sampaikan meskipun singkat namun insyaalloh mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Simak terus sampai tuntas ulasan berikut!   

Kenali perbedaan asam lemak jenuh dan tak jenuh | Pertama-tama kami akan jelaskan mengenai apa itu Asam Lemak yang bersumber dari wikipedia. Jadi, Asam lemak (bahasa Inggris: fatty acid) adalah senyawa alifatik dengan gugus karboksil. Bersama-sama dengan gliserol, asam lemak merupakan penyusun utama minyak nabati atau lemak dan merupakan bahan baku untuk semua lipid pada makhluk hidup. Asam ini mudah dijumpai dalam minyak masak (goreng), margarin, atau lemak hewan dan menentukan nilai gizinya. Secara alami, asam lemak bisa berbentuk bebas (sebagai lemak yang terhidrolisis) maupun terikat sebagai gliserida.

Berikut Pengertian Mengenai Perbedaan Asam Lemak Jenuh dan Tak Jenuh


Asam lemak jenuh merupakan lemak yang semua asam lemaknya memiliki satu ikatan. Sebuah lemak dibuat dari dua jenis molekul kecil yaitu monoglyceride dan asam lemak.

Asam lemak tak jenuh merupakan asam lemak yang setidaknya memiliki satu ikatan ganda dalam rantai asam lemaknya. Jika memiliki satu ikatan ganda maka disebut dengan monounsaturated sedangkan jika lebih dari satu ikatan ganda disebut dengan polyunsaturated.

Omega-3 merupakan tipe lemak polyunsaturated. Tubuh manusia tidak dapat membuatnya jadi harus berasal dari makanan. Beberapa fakta tentang omega-3 yaitu:

  1. Cara terbaik untuk mendapatkan omega-3 yaitu dengan makan ikan 2-3 kali dalam seminggu
  2. Tanaman yang mengandung omega-3 antara lain flax seeds, walnut, dan minyak canola atau kedelai.
  3. Tingginya asam omega-3 dalam darah berhubungan dengan menurunnya risiko kemadian prematur pada orang tua.

⧫ Untuk Sumber lemak | Kebanyakan lemak hewan merupakan asam lemak jenuh sedangkan lemak tumbuhan dan ikan merupakan asam lemak tak jenuh. Lemak sendiri dapat mengandung proporsi lemak jenuh dan tak jenuh yang berbeda. Makanan yang mengandung asam lemak jenuh misalnya produk hewani seperti krim, keju, mentega, dan produk olahan susu lainnya. Di Amerika Serikat, sumber terbesar dari lemak jenuh dalam makanan yaitu:

  • Pizza dan keju
  • Lemak susu, mentega, dan olahan susu
  • Produk daging
  • Cookies
  • Makanan fast food Meksiko

Asam lemak tak jenuh dalam konsentrasi  tinggi misalnya terdapat pada avokad, minyak bunga matahari, minya kedelai, minyak kacang, dan lain-lain. Jadi sebuah makanan bisa mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh dengan konsentrasi tertentu. 

Lemak Baik dan Lemak Jahat


Lemak jahat sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi karena tidak baik untuk kesehatan tubuh. Jenis lemak yang terburuk dikenal sebagai trans fat atau lemak trans. Lemak trans melalui proses yang disebut dengan hidrogenasi. Proses tersebut digunakan untuk mengubah minyak sehat menjadi berbenduk padat dan anyir. Lemak jenuh yang berupa minyak sayur yang mengalami proses hidrogenasi tersebut merupakan jenis lemak jahat. Kita bisa mewaspadainya dengan melihat pada daftar kandungan makanan yang biasanya ditulis sebagak minyak hidrogenasi sebagian (partially hydrogenated oil).

Lemak jenuh secara umum yang tidak mengalami proses hidrogenasi termasuk jenis lemak antara baik dan jahat. Jadi kita masih bisa mengonsumsinya dalam jumlah yang dianjurkan. Sedangkan lemak baik umumnya berasal dari sayuran, kacang, biji, dan ikan. Lemak yang terkandung merupakan jenis lemak tak jenuh baik itu monounsaturated fat atau polyunsaturated fat. Jadi kita akan lebih sehat jika memilih lemak tak jenuh untuk makanan kita dibandingkan jika mengonsumsi jenis makanan yang banyak mengandung lemak jenuh.


Bagi anda yang penasaran dan ingin memperbanyak pengetahuan tentang macam-macam kesehatan, jangan lupa untuk terus mengunjungi situs http://tehherbaluntukmengobatipenyakittbc.blogspot.com/ untuk mengetahui artikel kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Link diatas sekedar memberitakan seputar produk herbal yang berkualitas dan berbagai macam kutipan kesehatan, jadi simpan baik-baik link tersebut jika suatu saat anda membutuhkan baik untuk pembelian produk herbal atau bahkan hanya sekedar mencari tahu tentang berita-berita kesehatan yang telah kami kutip. Salam sehat!!!

Alamat Kantor Pusat Kami

Jl Noenoeng Tisna Saputra Kp Sindanggalih Gg Pos Giro Rt 01 Rw 12 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya 46115

Kenali Perbedaan Asam Lemak Jenuh dan Tak Jenuh

Leave a Reply

 

About